Next:

Belajar Perintah Switch pada Javascript

By Adhi P. - Last updated: Friday, March 28, 2014 - Save & Share - Comments

banner438kursus Belajar Perintah Switch pada Javascript

Jika materi belajar javascript sebelumnya kita membahas tentang penyeleksian kondisi menggunakan statement if, maka berikut ini kita akan mempelajari penyeleksian kondisi menggunakan statement switch. Switch merupakan perintah kondisional yang digunakan untuk menyeleksi satu dari beberapa block kode untuk dieksekusi. Pada statement switch ini kita diharuskan menentukan beberapa kemungkinan dan jika dari sekian kemungkinan yang kita tentukan tersebut tidak ada kondisi yang memenuhi, maka kondisi default lah yang akan diesekusi oleh program. Untuk lebih jelasnya perhatikan syntax dan contoh dari switch statement berikut ini.

Syntaks :

switch(n)

{

case 1:

execute code block 1

break;

case 2:

execute code block 2

break;

default:

code to be executed if n is different from case 1 and 2

}

Penjelasan :

Statement switch memeriksa kondisi yang diberikan berikut kondisi kondisi yang telah ditentukan yang mungkin terjadi, anda dapat memberikan kombinasi kemungkinan lebih dari 1 kemungkinan dan keyword default sebagai kemungkinan terakhir jika diantara kemungkinan yang kita berikan tidak terpenuhi. untuk setiap blok case harus diakhiri dengan keyword break yang memberitahukan kepada alur program bahwa proses harus berhenti sampai disitu.

Untuk lebih jelasnya, kita lihat contoh berikut ini :

<script type=”text/javascript”>

//You will receive a different greeting based

//on what day it is. Note that Sunday=0,

//Monday=1, Tuesday=2, etc.

 

var d=new Date();

var theDay=d.getDay();

switch (theDay)

{

case 5:

document.write(“Finally Friday”);

break;

case 6:

document.write(“Super Saturday”);

break;

case 0:

document.write(“Sleepy Sunday”);

break;

default:

document.write(“I’m looking forward to this weekend!”);

}

</script>

 

Dan Hasilnya adalah

Finally Friday

JavaScript ini akan menghasilkan ucapan yang berbeda berdasarkan hari apa itu. Perhatikan bahwa Minggu = 0, Senin = 1, Selasa = 2, dll

Contoh dibawah ini menjelaskan kegunaan keyword “break”,

Code :

<html>

<head>

<title>Contoh JavaScript – Keyword Break (By. Belajar Javascript)</title>

</head>

<body>

<h4>Contoh JavaScript – Keyword Break (By. Belajar Javascript)</h4>

<script type=”text/javascript”>

var angka;

angka=1;

switch(angka){

case 1 : document.write(“<br/>Satu”);

case 2 : document.write(“<br/>Dua”);

Try This: 4 Langkah Mudah Belajar Cara Membuat Website, Langsung Praktek! KLIK DI SINI!.

case 3 : document.write(“<br/>Tiga”);

case 4 : document.write(“<br/>Empat”);

case 5 : document.write(“<br/>Lima”);

default: document.write(“<br/>Bukan angka antara 1-5″);

}

document.write(“Variabel angka bernilai “+kalimat);

</script>

</body>

</html>

Hasil :

Contoh Javascript – keyword Break (By. Belajar Javascript)

Satu

Dua

Tiga

Empat

Lima

Bukan angka antara 1-5

 

Seperti anda lihat pada contoh code diatas, seharusnya proses akan berhenti saat case 1 dibaca oleh program, akan tetapi seluruh kemungkinan/case berikutnya ikut diproses dikarenakan tidak ditemukannya keyword “break”. Cukup jelas perbedaanya bukan? See U dimateri selanjutnya ya..

Next:
Posted in Belajar Javascript • Tags: Top Of Page