Cara Membuat Website dengan HTML saja

By Adhi P. - Last updated: Monday, May 19, 2008 - Save & Share - Comments

banner438kursus Cara Membuat Website dengan HTML saja

Saya yakin kalau teman-teman yang baru belajar HTML ada yang memiliki pertanyaan yang sangat mendasar seperti ini. Adakah cara membuat website dengan HTML saja tanpa perlu belajar PHP? Jawabannya tentu saja ya.
Bahkan sebenarnya pada awal kemunculan layanan world wide web di internet, orang hanya mengandalkan HTML saja untuk membuat website mereka saat itu. Ya, HTML merupakan cikal bakal munculnya internet seperti yang kalian lihat sekarang.

Kekuatan HTML terletak pada kemampuannya untuk mereferensi halaman web lainnya menggunakan link. Dan itulah yang membuatnya sangat populer saat ini dibandingkan layanan lainnya ketika itu seperti newsgroup, gopher dan lainnya.

Dengan HTML sebetulnya kita sudah bia membuat halaman web yang benar-benar bisa tampil dengan baik di internet. HTML sangat bermanfaat untuk membuat website yang sifatnya statis.

Halaman website statis yang saya maksudkan di sini adalah halaman web yang selalu tetap isinya, tidak pernah berubah. Untuk melakukan perubahan terhadap website statis, kita harus menulis ulang kode HTML yang ingin kita edit seduai dengan update yang kita perlukan.

Sebagai contoh misalnya kita membuat website yang isinya adalah sebiuah kalimat seperti ini:

Ini Halaman website prothelon. Sekarang ini hari Rabu.

Untuk membuat website tersebut, kita cukup menggunakan kode HTML singkat seperti ini:

Ini Halaman website prothelon. Sekarang ini hari Rabu.

Kita bisa menyimpan file tersebut dengan ekstensi htm atau html dan langsung menguploadnya ke server yang terhubung dengan internet. Maka jadilah website kita tersebut dan bisa dinikmati oleh semua pengguna internet.

Untuk melakukan manipulasi tampilan, huruf, latar belakang, paragraf, tabel dll, kita cukup mempelajari bahasa HTML yang kita kenal dengan istilah tag. Misalnya untuk membuat hurufnya menjadi tebal kita bisa menambahkan tag (bold) di depan kalimat yang ingin kita tebalkan hurufnya.

Pada awalnya programer web benar-benar harus melakukan coding tersebut dengan hanya berbekal notepad atau teks editor lainnya. Dan hal itu benar-benar memerlukan ketekunan dan daya imajinasi yang kuat lho. Kenapa? Karena programmer tersebut harus bisa membayangkan layout website dan menuangkannya menjadi kode-kode yang cukup rumit.

Sebagai contoh, kalau keesokan harinya kita ingin mengubah kalimat

Sekarang hari Rabu

menjadi

Sekarang hari Kamis

Maka programmer harus mengubah kode HTMLnya langsung satu demi satu. Bayangkan jika yang harus diubah adalah judul websitenya, dan ada 100 halaman di website tersebut, maka tangan programmer akan cukup pegal menuliskan atau melakukan copy paste perubahannya kan?

Try This: 4 Langkah Mudah Belajar Cara Membuat Website, Langsung Praktek! KLIK DI SINI!.

Karena itulah kemudian muncul tool bantu yang memudahkan programmer web melakukan tugasnya. Toola atau aplikasi pembantu ini dikenal dengan istilah WYSIWYG alias What You See Is What You Get atau Apa yang kamu lihat adalah yang kamu peroleh. Dengan tool ini, programmer bisa jauh lebih mudah melakukan tugasnya karena tidak harus menuliskan kode-kode HTML baris per baris setiap kali membuat website yang dipesan.

Mereka tidak perlu hanya membayangkan websitenya dan membuat kodenya, tetapi bisa lengsung melihat hasil karyanya terpampang di depan mata. Ini sangat memudahkan proses pembuatan dan editingnya.

Tool-tool bantu ini pada akhirnya berkembang menjadi apa yang dikenal oleh teman-teman sebagai Dreamweaver, Frontpage, KompoZer, NVU dan sebagainya.

Jadi pada dasarnya, Dreamweaver hanya membantu programmer menuliskan kode-kode HTML. Programmer cukup membuatnya secara grafis, dan Dreamweaver akan menuliskan kodenya untuk programmer tersebut.

Ok, mudah-mudahan cerita ini cukup memberikan gambaran mengenai cara Dreamweaver dan HTML membantu kita dalam membuat sebuah website.

Posted in Tutorial Cara Membuat Website • Tags: , , , Top Of Page