Next: »

Konsep OOP PHP

By Adhi P. - Last updated: Monday, July 28, 2008 - Save & Share - Comments

banner438kursus Konsep OOP PHP

Dalam tutorial OOP PHP sebelumnya, kamu udah belajar tentang perbedaan Class OOP PHP dan Fungsi dalam konsep OOP dibandingkan pemrograman terstruktur yang pernah kamu pelajari selama ini. Sekarang, saya akan melanjutkan dengan penjelasan standar tentang konsep OOP yang umumnya memberi contoh dengan membuat asosiasi dengan benda-benda sehari-hari.
Saya pernah mendengar dan membaca beberapa asosiasi obyek pada OOP dengan kucing, mobil dan rumah dalam usaha untuk menjelaskan konsep OOP. Dari semua itu, menurut saya yang paling mudah di pahami adalah asosiasi dengan pembuatan rumah. Jadi kita akan mulai penjelasan konsep OOP kita dari sana sajalah (ya sajalah, masa saja dong).
Ok, mari kita mulai.
Bayangkan kamu dah cukup punya uang dan pengen membangun sendiri rumah idaman kamu, bukannya membeli jadi dari developer. Di sini saya asumsikan kamu udah beli tanahnya dan siap membangun.
Kamu pergi ke toko bangunan dan membeli semua bahan yang kamu perlukan yaitu batu bata, semen, pasir, kayu, dan material lainnya. Setelah semua siap, kamu berencana akan menggunakan jasa tukang membuat bangunan untuk membangun rumah kamu. Tentu saja tukang tersebut dengan bayaran yang sudah kalian sepakati akan mulai membangun rumah kamu.
Mereka mencampur air dengan semen dan pasir agar menjadi adonan semen yang kemudian akan digunakan untuk merekatkan batu bata dan membentuk dinding rumah kamu. Setelah dinding siap, mereka mulai memasang jendela kayu, pintu kayu dan atap dari genteng. Setelah semua terpasang, mereka akan mulai dengan proses finishing. Dinding akan di perhalus dan di cat, serta lantai dipasangin keramik. Semua diperbagus agar rumah kamu berdiri dengan indahnya.
Nah, proses pembangunan rumah itu sangat baik untuk menggambarkan konsep OOP. Perhatikan, rumah kamu itu tadi disusun dari berbagai macam obyek seperti batu bata, semen, air, cat dan sebagainya.
Kalau kamu pernah tanya sama tukang yang membangun rumah kamu memgenai susunan kimiawi semen, kira-kira bagaimana reaksinya? Yak tepat sekali, pada umumnya mereka akan menatap kamu dengan pandangan heran dan mungkin sedikit kesal. Yang pasti, hampir semua tukang bangunan tidak akan mengenal susunan kimiawi semen. Si tukang bangunan itu juga kemungkinan besar belum permah membuat batu bata, susunan kimiawi air, cat dan bagaimana proses pembuatan keramik untuk lantai rumah kamu.
Try This: 4 Langkah Mudah Belajar Cara Membuat Website, Langsung Praktek! KLIK DI SINI!.
Fakta ini tolong diingat: Rumah kamu dibangun dari berbagai obyek yang tidak diketahui cara pembuatan dan susunan kimiawinya oleh si tukang bangunan. Tukang bangunan itu tidak mengetahui detil dari bahan bangunan yang dia pergunakan. Dia tidak mengerti detil obyek yang dia gunakan. Si tukang hanya tahu cara menggunakannya tapi sudah bisa membuatkan sebuah rumah yang indah buat kamu.
Dengan pemrograman OOP, kamu kemungkinan besar akan melakukan hal yang sama dengan tukang bangunan itu. Kamu akan berkeliaran di Internet mencari berbagai obyek (ini nanti akan kita sebut class) yang kamu perlukan untuk membuat program idaman kamu jadi.
Kamu tidak perlu tahu detil obyek/class itu. Kamu cuma perlu tahu cara menggunakannya dalam program. Gitu tuh konsep OOP.
Selesai.
Kedengaran menyenangkan? Kita akan lanjutkan dalam tutorial berikutnya yang masih akan menjelaskan tentang konsep OOP yaitu Class OOP PHP dan Object OOP PHP.
Next: »
Posted in OOP PHP • Tags: , Top Of Page