Prev:

The Beginning – Part 1

By Adhi P. - Last updated: Friday, June 8, 2012 - Save & Share - Comments

banner438kursus The Beginning   Part 1

“Del!” sebuah suara lirih memanggil dari belakang.

 

“Apa?” jawab Adel, dengan nada agak kesal. Ini sudah kali ketiga Ririh menanyakan jawaban soal ujian.

 

“Sssst, jawaban soal no 15, please?” bisiknya.

 

“Enak aja” batin Adel. Tapi seperti biasa dia menggeser duduknya agar Ririh dapat melihat jawaban soal yang diinginkan.

 

Lima belas menit kemudian, Pak Deni, pengawas ujian yang baik itu mengumumkan agar jawaban ujian segera dikumpulkan, dan Adel seperti biasa mengumpulkan pada waktunya meskipun sebenarnya waktu yang disediakan dua kali lipat dari waktu yang dia perlukan untuk menyelesaikan semua soal. “Biar gak dikira sok” selalu pikirnya dalam hati.

 

“Thanks ya Del” ucap Ririh sambil melambai di atas motornya.

 

“Sama-sama” Balas Adel sambil tersenyum. Hilang sudah kekesalannya pada Ririh melihat senyumnya yang imut-imut itu. Sejak mereka memulai kursus pemrograman Visual Basic (VB) di Prothelon 3 bulan yang lalu, mereka sering sekali berdiskusi atau lebih tepatnya Ririh bertanya dan Adel menjawab tentang VB. Sebenarnya Ririh juga sangat cepat dalam menangkap materi kursus mereka, namun nampaknya ketertarikan utamanya hanya pada saat materi sedang membahas masalah pemrograman VP untuk jaringan saja.

 

Prothelon adalah salah satu tempat terbaik untuk belajar apapun tentang komputer di kotanya, dan dapat diikuti dengan biaya sangat terjangkau. Hal itulah yang membuat Adel memilih untuk kursus di situ.

 

Ketertarikan Adel pada pemrograman sudah dimulai sejak dia masih duduk di bangku kelas 3 SD. Saat itu Adel sering menemani ayahnya yang merupakan seorang programmer lepas di Internet yang mengerjakan berbagai pesanan program. Saking tertariknya dengan pekerjaan Ayahnya, kadang Dia sampai tertidur di sofa dekat meja kerja ayahnya. Maklumlah, karena sebagai programer, terkadang ayahnya tidak mengenal waktu bekerja. Saat sedang ”mood” biasanya ayahnya tidak akan keluar dari ruangan kerjanya hingga berhari-hari dan bekerja terus-menerus yang menurut perasaan Adel hampir 24 jam.

 

Ayah Adel adalah salah satu jenius di bidang pemrograman yang sudah diakui dunia. Entah sudah berapa kali beliau menjuarai berbagai turnamen coding (istilah yang sering digunakan untuk pembuatan kode pemrograman). Bukan hanya tingkat nasional, kejuaraan coding yang diadakan oleh Google pun pernah dibabat habis. tidak tanggung-tanggung, meskipun final diadakan di India yang merupakan gudangnya programmer dunia berhasil dijuarainya.

 

“Mungkin memang sudah ada dalam DNA-ku” selalu jawab Adel jika ada yang menanyakan hobinya akan pemrograman itu.

 

Obsesi terbesarnya adalah menyamai prestasi ayahnya di bidang pemrograman.

 

Alasan itulah yang membuatnya mengambil kursus VB ini. VB memang salah satu bahasa pemrograman yang paling mudah dipaham, apalagi untuk programer pemula. Pemahaman Adel tentang algoritma yang ia peroleh dari ayahnya sangat membantunya untuk mempelajari VB.

 

Ayahnya pernah mengatakan bahwa algoritmalah jantung pemrograman. “Kalau kamu sudah memahami algoritma, kamu akan sangat mudah memahami bahasa pemrograman apapun, Del”. Adel juga ingat cara ayahnya mengajarinya selalu dengan contoh. “Coba kamu bayangkan, kalau kamu ingin membuat kopi Del. Kamu harus bayangkan semua proses yang harus kamu lakukan, menyiapkan air mendidih, jika belum ada, kamu masak dulu, jika sudah, kamu siapkan kopi dan gula ke dalam gelas, kamu tuang air mendidih ke dalam gelas, dan aduk. Maka selesailah proses membuat kopimu. setiap kali akan membuat program, bayangkanlah dulu setiap langkah yang harus kamu lakukan, agar programmu dapat kamu buat dengan teratur dan mudah.”

Try This: 4 Langkah Mudah Belajar Cara Membuat Website, Langsung Praktek! KLIK DI SINI!.

 

Setelah menyelesaikan kursus VBnya, Adel paham sekarang bahwa kata-kata jika yang diucapkan ayahnya itu bisa dia buat menjadi if dalam programnya. Kata guru VBnya, hal itu diistilahkan dengan percabangan. Dan percabangan inilah yang dapat membuat program kita seolah-olah dapat berpikir.

 

Keesokan harinya, sepulang sekolah, Adel langsung memacu motornya ke Prothelon untuk mengambil sertifikat kelulusan VB-nya. “Lumayan buat bekal cari kerja nanti” pikirnya dalam hati.

 

Sepuluh menit kemudian Adel sudah ada di depan mbak Rima, petugas administrasi di Prothelon.

 

“Siang mbak?” Sapa Adel.

 

“Siang Del. Mau ngambil sertifikat ya?” tanya mbak Rima sambil membetulkan letak kacamata minusnya.

 

”Iya mbak.”

(Bersambung … ke Novel PHP Master The Beginning part 2)

 

[Konsep yang dipelajari: Pengenalan Algoritma]

 Bagaimana hasil kelulusan Adel? Nantikan di PHP Master : The Beginning – Part 2.

Apa komentar kamu? Silakan beri masukan di komentar bawah.

Prev:
Posted in Tutornovela - PHP Master • • Top Of Page