Dalam tulisan sebelumnya, kita sudah belajar tentang array. Jika anda sudah siap untuk mempelajari array yang lebih rumit, silahkan baca tutorial ini. Array asosiatif mengindeks elemen di dalamnya menggunakan nama yang kita tentukan dan bukan menggunakan nomor seperti yang sudah pernah kita pelajari.
Cara membuatnya adalah menggunakan fungsi array. Dalam fungsi array, kita bisa mengeset sepasang atribut sebagai nama elemen dan nilai elemen itu sendiri menggunakan gabungan “=” dan “>”, misalnya: nama_elemen=>”nilai”. Contoh riilnya adalah sebagai berikut:
$pacarku = array (
nama=>"Juwita",
Sifat=>"Baik hati, tidak sombong dan rajin menabung",
rambut=>"panjang terurai",
umur=>17
);
Di sini, kita membuat array bernama pacarku, dengan nama elemen “nama”,”Sifat”,”rambut” dan “umur”; dan kita mengisi masing-masing nama elemen tersebut dengan nilai (nama diisi dengan “Juwita”, Sifat”Baik hati, tidak sombong dan rajin menabung”, dan seterusnya).
Setelah array kita buat, kita dapat mengambil bagian manapun dari array tersebut dengan menggunakan “nama elemen” yang sudah kita alokasikan, contoh:
print $pacarku[nama];
akan memberikan kita nilai Juwita. Kita dapat juga mengeset setiap nama elemen secara sendiri-sendiri, misalnya:
$pacarku[nama] = "Juwita"; $pacarku[Sifat] = " Baik hati, tidak sombong dan rajin menabung "; $pacarku[rambut] = "panjang terurai"; $pacarku[umur] = 17;
Sebelum topik array ini berakhir, mari kita buat sedikit lebih rumit. Kita akan menggunakan kekuatan array yang sebenarnya dengan membuat array multi dimensi (kali kayak dimensi ruang dan waktunya Einstein ya?). Sebuah array multi dimensi adalah array (misalnya pacar-pacar kita) yang terbuat dari array yang lain (yaitu array-array setiap pacar kita, berisi nama, sifat dan umurnya).
Kita membuat array multi dimensi dengan membuat sebuah array:
$hewan = array
(
);
...dan kemudian kita isi array tersebut dengan array-array hewan di rumah kita yang sudah kita definisikan nama elemennya seperti ini:
$pacarku = array (
array ( nama=>"Rosa",
sifat=>"Baik Hati",
umur=>17 ),
array ( nama=>"Ruby",
sifat=>"Tidak Sombong",
umur=>27 ),
array ( nama=>"Sri",
sifat=>"Rajin Menabung",
umur=>37 ),
array ( nama=>"Nety",
sifat=>"Pemalas",
umur=>15 )
);
Untuk menggunakannya, kita dapat mengambil setiap bagian informasi dari array kita tersebut dengan menyebut nama array ($pacar), nomor dari sub-array yang kita inginkan (Rosa adalah [0], Ruby dengan [1], dst) dan kemudian menyebut nama elemen untuk atribut yang kita inginkan (nama, sifat dan umur). Ngomong-omong, kalau melihat daftar pacarnya, pasti dia orang yang hobi berpetualang, dari yang daun muda sampai yang tua disamber semua. Payah.
Untuk mengetahui umur Nety, kita akan menuliskan seperti ini:
print $pacarku[3][umur];
Berikut ini adalah keseluruhan kode yang sudah kita buat tadi. Semua kita buat dalam satu halaman, namun perlu diingat bahwa anda dapat mengeset array di suatu tempat (katakanlah dalam kode atau fields di form yang berada di halaman lain atau dalam database) dan mengambil informasi yang ada di dalamnya dari tempat lain. Di dini kita akan meletakkan semua dalam satu halaman agar anda dapat melihat semuanya sekaligus.
Apa yang sudah kita lakukan adalah membuat array yang mengandung sub array untuk setiap pacar kita yang berisi informasi detil tentang mereka; kemudian menampilkan sebuah kalimat yang menggunakan sifat dan umur dari 2 pacar kita yang terakhir.
Sudah…sudah masalah array kita sudahi sampai di sini dulu yach. Kalau masih bingung kontak aja prothelord di
. Silahkan latihan dulu dan kembali lagi jika sudah lihai, OK?
Dalam bagian 8 kita akan membahas masalah operator. Ini merupakan topik yang penting karena merupakan inti sebuah program di mana kita bisa membuat percabangan yang membuat program kita bisa “berpikir dan mengambil keputusan” berdasarkan suatu input.
Salam hangat.
Oh iya, kalau pengen kursus bikin web & PHP sambil praktek plus dapet duit juga, coba deh belajar di sini . Sok atuh di klik biar kelihatan.
maka Penggunaan: echo '$game_online[rpg]'; // untuk seal echo '$game_online[mmorpg]'; // untuk rf dst......
Posted by orang_bingung, on 12/19/2009 at 07:53
Amin. Terimakasih juga atas do'anya. Mudah-mudahan bermanfaat. Salam hangat. Prothelord.
Posted by Prothelord, whose homepage is here on 12/12/2009 at 08:58
Terima Kasih ya Mr.PHP atas tutorialnya...... Suatu saat nanti pasti banyak programer2 Indonesia yang handal karena belajar dr sini.......
Posted by f4sc4l_4php, on 12/12/2009 at 08:01
@Komunitas: Terimakasih atas informasi tambahannya. Mudah-mudahan bermanfaat untuk teman-teman. Ayo, siapa lagi yang mau nambahin? Silahkan, jangan malu-malu. Ilmu akan lebih bermanfaat jika kita sharing. Salam hangat. Prothelord.
Posted by Prothelord, on 08/13/2009 at 07:31
Konsep array
Array adalah kumpulan beberapa data yang disimpan dalam satu variabel. Jadi, berbeda dengan variabel sebelumnya yang hanya menyimpan satu nilai saja, array dapat menampung lebih dari satu nilai.
Tiap nilai dalam array (disebut elemen) diakses dengan menggunakan index. PHP mengenal dua macam index, yaitu index numerik dan index asosiatif. Index numerik menggunakan angka untuk menandai tiap elemen, sedangkan index asosiatif memberi nama untuk masing-masing elemen.
Semoga bermanfaat.
Salam dari kami : KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA
Posted by KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA, whose homepage is here on 08/12/2009 at 02:39